Connect with us

Dosa Putus Silaturrahim

Umum

Dosa Putus Silaturrahim

“Sesungguhnya orang-orang Mukmin itu bersaudara, kerana itu damaikanlah antara kedua saudaramu (yang berselisih) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat.” (Al-Hujurat :10)

Mendamaikan yang Berselisih

فَاتَّقُواْ اللّهَ وَأَصْلِحُواْ ذَاتَ بِيْنِكُمْ
“Maka bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah hubungan di antara sesamamu.” (Al-Anfal :1)

Ayat ini menarik untuk kita perhatikan lebih dalam. Bertakwalah. Lalu perbaiki hubungan diantara sesamamu. Ayat ini seakan ingin berbicara bahwa tak ada artinya taqwa tanpa kepedulian kepada kondisi sekitar kita. Tak ada artinya taqwa tanpa rasa peduli untuk mendamaikan saudara yang berselisih.

Larangan Putus Tali Silaturrahim

عَنْ أَبِي أَيُّوبَ رضي الله عنه أَنَّ رَسُولَ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ: لاَ يَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أَنْ يَهْجُرَ أَخَاهُ فَوْقَ ثَلاَثِ لَيَالٍ يَلْتَقِيَانِ, فَيُعْرِضُ هَذَا, وَيُعْرِضُ هَذَا, وَخَيْرُهُمَا اَلَّذِي يَبْدَأُ بِالسَّلاَمِ (مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ)
Abu Ayyub r.a. menceritakan, bahwa Rasulullah saw bersabda: “Tidak halal (tidak boleh) seorang Islam menyisihkan saudaranya lebih dari tiga hari, jika keduanya bertemu, maka yang seorang berpaling kesana dan yang seorang lagi berpaling kesini. Tetapi yang paling baik diantara yang kedua itu ialah siapa yang memulai mengucapkan salam kepada lawannya.” (Muttafaqun ‘alaih)

Huraian kandungan hadith:

Anjuran untuk muhasabah diri tanpa menghakimi orang lain maupun menyusahkan orang lain. Dengan demikian jelas bahawa bagi kita kaum muslimin tidak di halalkan untuk bersengketa dengan saudaranya lebih dari tiga hari. Yang di tandai dengan tidak saling memandang muka dan tidak saling menegur.

Yang paling baik bagi mereka adalah saling memaafkan dan sekaligus yang paling dahulu memberi salam. Memang terkadang kita merasa berat untuk melupakan kesalahan yang dilakukan oleh saudara kita yang pernah menyakiti hati, namun sebagai muslim haruslah berlapang dada untuk saling memaafkan.

Kesan Putus Tali Silaturrahim

Kesan yang ditimbulkan bila silaturahim diantara kita putus, sangatlah besar, baik di dunia maupun di akhirat kelak. Di antaranya adalah sebagai berikut :

1. Segala amalnya tidak berguna dan tidak berpahala. Walaupun kita telah beribadah dengan penuh keikhlasan, siang dan malam, tetapi bila kita masih memutus tali silaturahim dan menyakiti hati orang-orang Islam yang lain, maka amalannya tidak ada artinya di sisi Allah swt.

2. Amalan solatnya tidak berpahala. Sabda Rasulullah saw: “Terdapat lima macam orang yang solatnya tidak berpahala, iaitu: isteri yang dimurkai suami karena menjengkelkannya, budak yang melarikan diri, orang yang mendemdam saudaranya melebihi tiga hari, peminum khamar dan imam  yang tidak disenangi makmumnya.”

3. Rumahnya tidak dimasuki malaikat rahmat. Sabda Rasulullah saw: “Sesungguhnya malaikat tidak akan turun kepada kaum yang didalamnya ada orang yang memutuskan silaturahim.”

4. Orang yang memutuskan tali silaturahmi diharamkan masuk syurga. Sabda Rasulullah saw: “Terdapat tiga orang yang tidak akan masuk syurga, iaitu: orang yang suka minum khamar, orang yang memutuskan tali silaturahim dan orang yang membenarkan perbuatan sihir.”

Semoga kita tidak hanya bersaudara dunia, tapi juga kelak berkumpul di jannahnya Allah Taala. Aamiin. Wallahua’lam

+ Ustaz Yunan

Penulis sepenuh masa di Oh! Media. Mencipta Oh! Media sejak dari dalam perut mak lagi. Hi Awak!

Comments

Lagi dalam kategori Umum

To Top